Memilih

Akhir bulan ketiga tahun ini mengajak saya untuk menjejakkan kaki lebih pasti. Meski harus menepikan ego diri, meski orang lain akan mencibir, “kamu cuma jadi pegawai seperti itu?”, meski mimpi berkuasa pernah menggelayut.. tapi, sudahlah. Di dalam hidup memang harus memilih supaya jalan terlihat lebih jelas.

Dan, semenjak mimpi tentang menggendongmu, saya tahu, pilihan untuk bersama denganmu dengan waktu yang lebih teratur harus ada. Dan kemudian menemanimu hingga beranjak dewasa dan lalu saya punya keturunan hingga urutan ke sekian. Itu mimpi banyak orang tapi saya juga mau memilikinya!

Meski kata seorang teman, “apa yang kamu pikirkan tentang hidup berkeluarga itu selalu beda dengan kenyatannya”, tapi untuk saat ini biar saja saya menjalani apa yang saya bisa dan rasa benar.

Sampai bertemu, sayang..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s