Negeri Impian

Ingin rasanya lari dari situ, pergi ke negeri lain yang lebih bijaksana. Ketika saya, kamu, mereka dihargai tak sekadar sebagai pekerja. Tapi seperti harta karun yang bernilai tinggi dan seyogianya dijaga dengan sungguh hati. Jangan sampai dicuri oleh orang lain yang tentu bisa meruntuhkan kekuasaanmu.

Tapi, untuk pergi ke negeri itu butuh modal. Artinya, tak mudah untuk segera pindah ke tempat lain dalam hitungan detik. Ada proses yang meski tak enak, harus saya kunyah lembut lalu telan. Kalau tak halus, tentu akan mengganggu pencernaan dan timbul penyakit. Kalau sakit mana bisa kumpul uang untuk pindah ke negeri impian?

Dari sini, saya sudah melihat pemandangan negeri itu. Meski cuma siluet, entah kenapa saya merasa sudah di situ.

Semesta, bila boleh, lapangkan jalan menujunya..

14 april 2011
Setelah nonton konser #koinsastra

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s