Engkau

Kepada engkau yang pernah hadir dalam mimpi-mimpiku, selamat datang di ruang kehidupan itu. Mungkin saat ini kau masih dalam rupa absurd, tapi nafas hidup mulai ada. Perasaan-perasaan yang mereka pernah punya, tengah aku alami dan kepasrahan yang tinggal saat ini. “Berdoa, ya,” Ucap tenaga medis itu setelah memeriksa kehadiranmu.

Kini, mari kita arungi waktu demi waktu bersama. Akan kuceritakan kisah indah. Akan kudendangkan lagu cinta. Sebab engkau hadir karena cinta di hari penuh sayang ini.

 

Beji, 14  februari 2012

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s