Minggu 36

Tiga puluh enam minggu sudah kita bersama. Masih ada sepuluh hari lagi sebelum akhirnya kau harus menatap dunia ini. Ah, itu kata ahli medis, sebetulnya waktu yang tepat; indah pada waktunya; kau sendiri yang memilih, bukan? Beberapa helai pakaian, celana, dan perangkat lainnya sudah kami siapkan buatmu. Ah, tempat tidurmu belum. Menyusul, ya!

Bersamamu di dalam tubuh ini kerap meyakinkanku untuk percaya pada keajaiban, mukjizat. Ingat waktu kita berkunjung ke rumah bersalin itu untuk memeriksa kondisimu? Sebelum ke situ, aku tanya padamu, berbisik, “Dek, kamu mau kasih lihat kelamin, ngga?” Tentu tak ada jawaban. Namun, ketika diperiksa, kau pun menunjukkannya! Saat itu aku lupa pada pertanyaanku padamu sebelumnya. Ketika sampai di rumah, baru teringat. Ah, terakhir di bulan kelima kau memperlihatkannya. Setelah itu kau enggan memberitahu kembali. Kini pada bulan kesembilan kau akhirnya memastikanya pada kami. Terima kasih, ya!

Akhir-akhir ini pun, tubuhku kerap lelah. Terutama pada bagian kaki. Beratmu yang sudah hampir tiga kilogram, ternyata cukup membebani. Tapi tak mengapa, toh waktunya segera akan hadir. Bukan begitu?

Dan esok, di akhir pekan saatnya bertemu kau melalui layar kaca di ruang putih itu. Baik-baik ya!

28 september 2012

12:22 PM

Advertisements

One thought on “Minggu 36

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s