Jurang

Apa yang kau pikirkan?

Mengapa terlalu khawatir?

Bukankah semua hanya sementara?

Tiada pula yang abadi

Tiada juga yang sempurna

Lalui saja jalan di depanmu

Meski tampak jurang

Belum tentu kau tidak mampu melalui

“Selalu ada jalan keluar,” kata sang terkasih

Namun, jiwa harus dipupuk dengan doa

Agar jalan keluar memang akan ada

Bukan berhenti berpikir

Dan ambil jalan pintas supaya selesai.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s