Kesakralan Perkawinan

Di sela membaca buku berjudul ‘Selingkuh’ lalu mendengar kabar seorang teman dengan mudah meninggalkan keluarganya, kemudian menikah lagi. Atau pasangan artis yang ketahuan berselingkuh di saat sang istri berada di puncak ketenaran. Saya kemudian teringat wejangan dari seorang pastor.

Bahwa perkawinan adalah sakramen. ‘Sacramentum’. Yaitu hal-hal yang berkaitan dengan yang kudus atau Ilahi. Ini juga berarti tanda keselamatan Allah yang diberikan kepada manusia. Untuk itu dua manusia yang dijadikan satu janganlah saling menyakiti karena di situ bersemayam Allah.

Pendapat sama juga dikatakan oleh seorang teman beragama Hindu. Bahwa pernikahan adalah sebuah ibadah. “Untuk setia dan ‘puasa melihat’ (orang) lain.”

Itu dari sisi rohani. Dari sisi psikologi bicara juga hal yang penting. Bahwa perselingkuhan terjadi ketika komunikasi pasangan sudah tidak baik. “Mereka kemudian mencari teman lain untuk curhat,” kata psikolog ketika menanggapi banyaknya artis yang cerai karena perselingkuhan.

Dari meja kerja saya mengingat segalanya. Kita harus terus berjuang untuk keluarga. Doa dan komunikasi intinya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s