jakarta jakarta!

Hujan

Banjir!

Lalu para manusia itu mulai menggerutu

Ke mana si gubernur?

Mereka kemudian menebarkan caci

“Percuma gubernur baru. Tidak mampu!”

“Ganti gubernur!”

Bahwa kota ini memang memiliki sejarah banjir

Mereka lupa

Atau tidak tahu

Atau tidak mau tahu

Entah!

Perkara bangunan komersial menjamur

Mereka abaikan

Lahan hijau dicipta

Mereka sinis

Kita telah terlampau lama hidup enak

Enak yang selanjutnya membawa petaka

Sayup masih terdengar caci mereka

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s