protes

usiaku enam puluh satu tahun. sudah tiga tahun ini sakit jantung ditambah diabetes. kini sedang terbaring sendirian di rumah sakit. istri urus anak paling kecil. anak-anak dewasa sibuk dengan pekerjaan. setiap perawat bertanya, “tidak ada yang menjaga, pak?” jawabanku cuma, “tidak ada.”

aku merasa sehat selama lima puluh delapan tahun. makanan terenak di ujung dunia bisa aku sambangi demi mencicipi. jadi, ketika tiga tahun kerap terbaring di rumah sakit membuatku kaget. dan terkejut itu berlanjut ketika mereka yang disebut keluarga seperti melupakanku, meninggalkanku sendirian di sini. keparat!

lalu mulailah aku protes kepada tuhan. “tuhan… tuhan, kenapa kau meninggalkan aku?” teriakku di dalam kamar. “capek. aku capek.” “kenapa semua orang tidak ada di sini?” aku terus meracau hingga perawat menghampiri dan bertanya apa aku mengigau. aku tidak menjawab. pura-pura tidak dengar. setelah ia pergi, aku kembali memanggil tuhan. “tuhan, tuhan kenapa kau meninggalkan aku?”

samar-samar kudengar bisikan. entah siapa. ia menyalahkanku karena terlewat sibuk bekerja. terlalu sering makan enak. kurang perhatian pada keluarga. aku ingin protes kalau semua itu tidak benar. tapi tiba-tiba lidahku kelu. suaraku hilang. ia terus menyalahkanku bahwa selama ini, aku melupakan tuhan. baru ingat setelah terbaring sakit. setelah sehat, aku kembali makan enak seakan lupa pada penyakit. dan tentu saja pada tuhan.

kini aku sama sekali tidak bisa bicara. semua yang kudengar itu benar. lalu aku bertanya dalam hati, “masihkah ada kesempatan sehat buatku?”

tidak ada jawaban. bisikan tadi menghilang. dan tiba-tiba kurasakan nyeri lagi di dada.

IMG_20150621_181615

(ruang cempaka, 2015)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s