Demensia

Apakah cinta itu? Sesuatu yang tidak pernah habis termakan masa. Sesuatu yang selalu tumbuh. Sesuatu yang tidak pernah mati. Meski pasanganmu lupa padamu. Benarkah?

Itu yang sedang terjadi pada seorang ibu yang saya kenal. Suaminya terjangkit demensia atau biasa disebut pikun. “Kamu siapa?” itu yang kerap ia tanyakan pada istrinya. Dan sang istri menjawab dengan cerita bahwa ia anak seorang bapak yang tinggal di Blora. “Lo, seperti tempat tinggal istri saya,” katanya. Ibu itu menceritakannya sambil tertawa yang saya tahu pasti getir.

Suaminya juga kerap keluar rumah sendirian, namun lupa jalan pulang. Jadilah ia selalu menemani ke mana langkahnya pergi.

Lalu, jika sudah seperti itu kondisinya, apakah kau masih mencintai pasanganmu?

Ibu itu tidak menjawab. Namun, yang saya tahu, ia masih bertahan bersama suaminya hingga saat ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s