Farnsworth vs Sarnoff: Sebuah Resume

Kemarin saya menonton saluran televisi kabel History berjudul: “Farnsworth vs Sarnoff”. Menarik karena penemuan berasal dari orang muda yang  berada jauh dari kota. Peran seorang guru juga penting dalam perkembangan murid. Resume ini adalah bentuk hormat saya kepada ilmu pengetahuan -walau uang mungkin bisa mengalahkannya. Tambahan informasi saya ambil dari brittanica.com *)

David Sarnoff adalah warga Rusia yang berimigrasi ke New York, Amerika Serikat lalu mendirikan perusahaan radio Amerika – Radio Corporation of America (RCA). Karena kekuasaan tersebut, seluruh perusahaan radio harus minta izin hak paten ke RCA sehingga Sarnoff menjadi orang terpenting pada 1922.

Philo Farnsworth adalah remaja SMA yang suka membaca buku-buku sains. Ia adalah anak petani di Utah, Amerika Serikat. Ia seorang anak yang berbakat sains dan mulai memikirkan perkembangan televisi. Ia membayangkan bagaimana gambar dapat langsung dilihat oleh manusia melalui media elektronik. Sambil bekerja dan belajar, ia terus mengembangkan idenya di papan tulis kelasnya. Hingga suatu hari, ia menggambarkan gagasannya di secarik kertas kepada Justin Tolman, guru sains-nya. Tolman terkejut karena di usianya, Farnsworth telah memiliki ide brilian. “Kau harus hati-hati kepada siapa kau akan memberikan (ide) ini,” pesan sang guru.

Farnsworth kemudian mencari investor untuk penemuan televisi elektroniknya. George Everson and Leslie Gorrell kemudian bersedia memberikan $6.000. Bersama istrinya, Pem Gardner, Farnsworth meneruskan ambisinya. Setelah beberapa kali gagal, akhirnya ia dapat memperlihatkan gambar di layar kecil dengan lambang: “$”

Berita tentang keberhasilan Farnswoth dimuat di koran dan hal tersebut membuat Sarnoff panik. Jika televisi muncul, perdagangan radionya akan menurun. Ia kemudian menghubungi  Vladimir Zworykin, seorang insinyur elektro dari Rusia. Zworykin sesungguhnya sudah memiliki percobaan televisi elektronik namun masih gagal. Adanya Farnsworth membuat Sarnoff memaksa Zworykin dan anak-anak buahnya bekerja untuk menyempurnakan percobaannya.

Saat itu, hak paten amat penting bagi para penemu. Farnsworth kemudian mengajukan hak paten atas penemuannya, namun langkah tersebut terganjal karena Zworykin telah mengajukannya terlebih dahulu. Mereka kemudian mengikuti sidang-sidang untuk menentukan siapa yang paling “genuine”. Pengacara Farnsworth kemudian menghadirkan saksi baginya: Tolman. Sang guru menceritakan kejeniusan Farnsworth saat SMA dan menunjukkan kertas coretan ide miliknya. Kesaksian Tolman kemudian memenangkan Farnsworth di persidangan hak paten atas hasil pemikiran yang brilian mengenai televisi elektronik.

Namun, Sarnoff terus berusaha menyaingi Farnsworth. Di saat sebuah perusahaan radio menerima ide Farnsworth untuk membuat televisi elektronik di pabriknya, mereka dihadang Sarnoff dengan urusan izin. Jika perusahaan tersebut bekerja sama dengan Farnsworth, RCA tidak akan memberi izin perpanjangan perusahaan tersebut. Akhirnya mereka memutuskan hubungan dengan Farnsworth. Tidak berapa lama, Jepang menyerang Amerika Serikat sehingga dana untuk televisi elektronik dialihkan untuk membeli persenjataan untuk perang.

Farnsworth semakin terpuruk. Diceritakan ia kerap minum alkohol untuk menyalirkan stres-nya. Keadaan berbeda terjadi pada Sarnoff. Dengan kekayaannya, ia mampu memproduksi televisi elektronik yang akhirnya dapat disempurnakan oleh Zworykin. Ia juga menciptakan stasiun televisi NBC pada 1928.

Meski kalah dana, namun dunia ilmu pengetahuan tetap memberikan hormat kepada Farnsworth sebagai seorang genius yang menemukan televisi elektronik.

 

*) Informasi tambahan dari http://www.britannica.com/biography/Philo-Farnsworth dan http://www.britannica.com/biography/David-Sarnoff

Kampus UP, 4 April 2016

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s