Hari Pertama

Saya mengintip ke dalam kelas itu dari balik jendela. Tampak ia dan anak-anak sebayanya melingkari ibu guru. Ibu guru menawari mereka beberapa mainan dan mereka tertarik. Ia melihat ke atas lemari berwarna cerah dan menunjuk ke salah satu jenis mainan. Saya tidak jelas melihat karena pantulan cahaya matahari dari kaca jendela. Ibu guru pun mengambilkan dan memberikan kepadanya. Ia tampak senang.

Tidak ada kegaduhan, tangis, rengekan di hari pertama sekolahnya. Ia seperti berada di rumah kedua. Saya mengintip lagi, ia dan teman-temannya semakin asyik memasuki dunia baru.

Kondisi berbeda terjadi di kelas sebelahnya. Beberapa anak menangis dan menjerit. Mungkin kaget atau takut karena ditinggal ibunya. “Biasa anak nangis baru masuk sekolah. Tiga hari sudah biasa, kok,” kata seorang ibu guru ketika saya mendaftarkannya beberapa bulan sebelumnya. Jadi, saya sudah siap jika ia akan menangis atau menjerit ketika saya tinggal.

Dan ketika ia tidak menunjukkan ketakutannya di hari pertama di kelompok bermain itu, saya bernafas lega. Pesan ibu guru itu untuk mengajaknya kembali ke sekolah secara berkala sebelum aktif, benar adanya. Mungkin ia sudah terbiasa sehingga telah kenal lingkungan sehingga merasa nyaman.

“Gimana, seneng Kak di sekolah?” Tanya saya usai satu jam terpisah. “Seneng.” “Tadi main apa?” “Lilin. Dibulet-buletin gitu, lho. Aku bisa.”

Semoga kesenangannya terus bertambah di situ.

Advertisements

2 thoughts on “Hari Pertama

  1. @tsulamit says:

    Aku bisa maka aku ada! selamat Arni sayang… sungguh ikut senang baca kisah Kak Damar dan sekolahnya. Semoga menjadi pembelajar yang tangguh yes.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s