Menjaring Kembali Mimpi

Pernahkah kau pada satu waktu merasakan hal-hal yang selama ini terasa mengasyikkan menjadi tidak bermakna?

Pekerjaan mendebarkan karena penuh gairah mendadak terasa berat. Keruh.

Kemudian, mau kau hanya satu: pergi dan meninggalkan semua di sudut ruang itu. Ruang bekas tempat kerja yang selama ini tempatmu mengadu teori dan fakta.

Lalu, kau mau ke mana setelah ini?

Tidak ada jawaban. Hanya, kau rindu pada desa. Mengolah tanah di kebun sayur, mungkin? Kau tertawa terbahak. “Tapi, tak ada yang tidak mungkin, bukan?” Sambungmu.

Pada hari depan, kau hanya mencoba meraba. Sungguh, kejenuhan tampaknya kian menggerogoti mimpi-mimpi.

Akankah mereka kembali?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s